Wednesday, December 28, 2011

MUHASABAH

Catatan ini saya buat ketika saya ikut acara tausyiah di blok 3 sebelah  blok saya di komplek perumahan tempat saya tinggal. Materi ini disampaikan oleh Ibu Mujinem hari Minggu tanggal 25 Desember 2011.

Meskipun pada awalnya sedikit agak berat karena harus bangun pagi-pagi dan jam 4 teng harus jalan, tapi berhubung udah buat janji ma ibu-ibu pengajian se RT buat berangkat bareng jalan kaki sambil jalan pagi, kalo batal kayanya tengsin :D...ya sudah deh...lanjut ke mushola blok 3 yang ternyata aktivitas musholanya yang lebih mirip masjid itu lebih maju dari blok 4 tempat saya tinggal, agak takjub dengan program-program mereka untuk memajukan masyarakatnya untuk mengenal dan mencintai Al-Quran. 
Untung aja saya ikut, ternyata Subhanallah materi yang ibu Mujinem sampaikan ini menjawab beberapa problema kehidupan :P, sampai akhir acara pun, saya samperin sang penceramah, agar bisa bersalaman dan kemudian mengatakan "terima kasih banyak bu, materi yang ibu sampaikan sangat bermanfaat buat saya"...oh..la..la sesuatu bangeds, untung juga saya ga ikut godaan syetan untuk narik selimut lagi and ga jadi ikutan tausyiah ini hehehe...

Anyway, ini sekedar catatan saya, semoga setidaknya bisa bermanfaat bagi siapa pun yang membacanya.


MUHASABAH adalah sebuah evaluasi perjalan hidup atau diri, mengapa kita perlu bermuhasabah?
'Karena tiap-tiap kita akan menghadapi kiamat kita sendiri-sendiri, hendaklah kita memperhatikan apa yang kita perbuat"
Kita adalah Raja dari diri kita sendiri, kita bebas untuk melakukan apapun yang kita inginkan, berbuat baik terhadap orang atau menzhalimi orang, tapi Ingat!! hukum Allah selalu berlaku. Semakin kita menyakiti orang maka otomatis kita akan semakin menenggelamkan dan menyakiti diri kita sendiri di yaumil akhir nanti. Dibahas di dalam surat An-Nur ayat 35, "orang yang dalam keadaan zhalim maka hidupnya tidak akan tenang"

Sebagian orang biasanya punya ilmu TAU akan banyak hal dalam agama Islam tapi TAU tidak sama dengan PAHAM-masuk ke hati, ke dalam qolbu kita, biasanya apa yang kita tau hanya sekedar ucapan atau menempel di otak. Itulah ilmu kita, hanya sebatas yakin, tapi betulkah kita PAHAM??!!

Awal tergelincirnya manusia ke dalam kesesatan adalah ketika ia tidak tahu siapa dirinya sendiri, maka IQRA, bacalah, bercerminlah, buanglah egomu, bertaubatlah terus menerus, instropeksilah-cukup dirimu saja, perbaikilah dirimu.

Ciri Orang Lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya, tidak meminta ampunan kepada Allah, dan berangan-angan bahwa dosanya akan dan telah diampuni Allah.

Rasul bersabda: 'Orang yang datang dengan pahala sholat, puasa, zakat tapi membawa dosa mencela, menghasut, memakan harta orang lain, maka pahala sholat, puasa and zakatnya akan diberikan kepada orang-orang yang dizhaliminya"

Pernahkah Anda terjebak dalam suatu masalah yang tidak ada ujungnya??? belum selesai masalah satu, ada masalah lainnya, dan seterusnya seperti lingkaran setan. Jika ini terjadi pada Anda, maka jalan satu-satunya adalah PASRAH, biarkan hati kita pada Titik Nol, karena Allah hanya ingin kepasrahan kita, biarkan Allah yang menyelesaikan. Ini adalah kunci dimana Allah akan memasukkan cahaya-Nya. Pasrah saja, dan rasakan-resapi bahwa kita memang tiada daya upaya apapun dengan segala ketentuan Allah). Jadi kalau kita ingin cahaya pertolongan Allah datang, maka jangan lakukan sebelum diri kita benar-benar di titik nol.

Pernahkah kita Dizhalimi?? terutama oleh orang yang kita tidak sangka-sangka, yaitu orang terdekat dan kita percaya?? Jika ini terjadi, maka inilah fungsi Muhasabah, Pasrahlah pada Allah. Ciri orang yang punya ilmu TAU maka reaksinya adalah sedih, marah, terkhianati yang berkepanjangan bahkan dendam.
Rumus yang perlu kita ingat adalah "Apapun yang terjadi, kezhaliman apapun yang terjadi terhadap diri kita, maka lihatlah wajah Allah disana. Orang-orang zhalim hanyalah alat untuk menguji kesabaran kita agar kita bisa punya ilmu PAHAM dan bersifat tawadhu terhadap segala ketentuannya."
Jadi lain kali jika kita merasa dizhalimi orang, ingatlah wajah Allah di orang itu, itu sudah ketentuan Allah.
Maka banyak-banyaklah berdoa "Ya, Allah ajari hatiku agar bisa IKHLAS menerima ketentuanMu"

Tapi jangan jadikan diri kita sebagai alat penguji kesabaran orang-orang yang beriman. Jadikanlah diri kita sebagai Al-Quran berjalan. Ingat lebih baik DIAM, jika anda TIDAK Bisa Berkata BAIK.
Rajin-rajinlah bercermin dan mengevaluasi diri kemudian untuk diperbaiki, agar Allah memberikan jalanNya. Karena sungguh berbahaya jika ada orang yang sudah merasa baik atau beriman, karena orang seperti ini tidak mau berIstighfar dan sudah merasa melakukan yang baik.

Ini adalah langkah-langkah untuk berMuhasabah:
1. Baca dan bercerminlah
2. Evaluasi diri
3. Bertaubatlah, ISTIGHFAR
4. Biarkan diri kita pada titik nol, PASRAH, dan biarkan cahaya Allah mengisinya
5. Perbaiki Diri (bertekadlah)
6. Amalkan
7. Istiqomah

No comments:

Post a Comment